Pesona Pulau Gili Iyang, Yang Menarik Perhatian Wisatawan Local & Mancanegara

Liburan kali ini saya dan teman teman berkunjung ke kota sumenep atas dasar undangan dari Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda Dan Olahraga Kabupaten sumenep. Dan kebetulan kami dari anggota Plat_m adalah panitia local dari acara ini, dan kita mempunyai inisiatif untuk mengundang beberapa blogger dari jawa timur untuk mengikuti acara ini alhasil kita mendapatkan total keseluruhan peserta 20, cukuplah untuk hitungan para blogger. 
waktu sudah menunjukkan pukul 04.00 Wib dan mobil mulai di panaskan mesinnya, saatnya untuk menjemput para peserta yang berada di beberapa titik tempat penginapan "Sebut saja rumah teman dan salah satu hotel yang berada di kota sumenep". Mobil sudah siap dan mulai bergegas menuju titik kumpul di kantor Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda Dan Olahraga. 

Tepat pukul 05.45 para peserta menuju ke pelabuhan dungkek perjalan kurang lebih 30 menit dari titik kumpul, dan waktu tidak terasa sudah sampai di pelabuhan dungkek yang berada di salah satu desa di sumenep, sebelum berngkat menuju pulau tdak lupa untuk sarapan pagi terlebih dahulu agar perut tidak keroncongan dan paling penting tidak mabuk laut
setelah semua selesai makan peserta menuju perahu yang akan membawa kita kepulau gili iyang

setelah di perahu gak lupa kita melakukan hal seperti biasa yaitu selfie

setelah sampai di daratan kita turun menggunakan sampan ataupun turun dengan manual melewati laut dan karang yang tajam, menuju daratan.
dengan menunggu beberapa menit akhirnya Dorkas itu datang, dan peserta bergegas menaiki dorkas tersebut untuk mengelilingi pulau gili iyang

spot pertama yang kita kunjungi adalah tempat dimana oksigen terbaik itu ada dan untuk menuju tempat itu kita harus melewati jalan bersmen agar bisa menuju ke atas

setelah di atas kita di ajak menuj dimana titik oksigen itu terkumpul, 

dan spot kedua adalah sebuah gua yang baru di temukan pada tahun 2014 oleh kepala desa yang berada di pulau giliyang dan konon gua ini di tempati oleh anjing. 



dan spot ketiga adalah pantai Ropet yang tidak kalah dengan tanah lot yang berada di bali 



 
Dan tempat terakhir yang di kunjungi adalah betoh cangge, mengapa di beri nama betoh cangge ?? karna banyak batu yang menopang bebatuan yang ada di sekitar pantai, tempatnya keren tapi cukup sedikit extreme karna jika meliat kebawah langsung di hadapkan oleh lautan lepas


Hmm, mungkin cukup sampai disin tulisan perjalanan menuju pulau giliyang, sampai jumpa di tempat destinasi berikutnya, . .
Comments
12 Comments

12 komentar

  1. Waah .. postinganx sip mz .. dtunggu trip selanjutx

    BalasHapus
    Balasan
    1. siap, mumpung semangat lagi tumbuh :-) tunggu tulisan jalan jalan saya ya :)

      Hapus
  2. Lihat dan baca postingannya jadi pingin ke Gili Iyang, sayang kapan hari belum bisa gabung bareng #Plat_M

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ayo pak kapan kapan ke gili Iyang lagi :)) , kali aja lain waktu bisa gabung :-)

      Hapus
  3. Foto-fotonya cakeep, Mas. Aku belum nulis, nih.. kaki masih njarem semuaaa.. hehe
    Makasih Mas Echo, ajak-ajak ya kalau PLat M Lenjelen :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ceile, artise blogger komentar :) , haha :d ndang pijet mbak yun. terus lanjut jalan jalan lagi, dan terimakasi blogger surabaya sudah memeriahkan acara Plat M di sumenep (h)

      Hapus
  4. Waaah, pantai Ropetnya pasang ya. Waktu aku ke sana, aku bs berenang hingga bersemedi ke bawah, tapi ya gitu, datarannya batu karang, jadi harus pakai santai tebal/sandal gunung.

    Foto-fotonya bikin nangis dipojokan ngiler. :(

    BalasHapus
  5. Balasan
    1. ehh iya, baru sadar aku kalo serupa tapi tak sama :-)

      Hapus
  6. foto nomor 3 dari bawah...seperti orang yang mau nyemplung :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahaha, iya, itu udah di ujung ujungnya banget

      Hapus